Selasa, 17 September 2013

CONTOH SILABUS SMP KURIKULUM 2013

        Meskipun bermunculan keraguan dari banyak pihak mengenai Kurikulum 2013 namun pada tahun ajaran 2013/2014 ini Kurikulum 2013 akan mulai diterapkan secara terbatas pada sekolah-sekolah yang menjadi piloting. Saat ini pun terhitung mulai tanggal 9 s.d 13 Juli 2013 sedang berlangsung pelatihan kurikulum 2013 terhadap guru sasaran yang dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia.
        Meskipun penerapan kurikulum 2013 ini nantinya baru dilaksanakan secara terbatas, namun guru-guru sekolah yang lain yang tidak termasuk kedalam daftar (untuk mengetahui apakah sekolah bapak/ibu termasuk dalam sekolah piloting CEK DISINI) menjadi penasaran dan ingin tahu seperti apa silabus khususnya bagi jenjang SMP yang telah dikembangkan oleh pemerintah tersebut. Karena menurut rencana, nanti 2015 seluruh kelas dari tiap jenjang pendidikan sudah harus menerapkan kurikulum 2013. Jadi tidak ada salahnya untuk melihat-lihat seperti apa silabus kurikulum 2013 tersebut. Link dibawah adalah link untuk mendownload silabus dan KD yang terkompresi dalam 1 file rar, jadi tidak ada previewnya. Unduh terlebih dahulu, baru diekstrak dikomputer lokal.
  1. Silabus Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) SM. UNDUH DISINI.
  2. Silabus Bahasa Indonesia SMP. UNDUH DISINI.
  3. Silabus Matematika SMP Kelas VII. UNDUH DISINI.
  4. Silabus Matematika SMP Kelas VIII. UNDUH DISINI.
  5. Silabus Matematika SMP Kelas IX. UNDUH DISINI.
  6. Silabus Bahasa Inggris SMP. UNDUH DISINI.
  7. Silabus Seni Budaya SMP. UNDUH DISINI.
  8. Silabus Prakarya SMP. UNDUH DISINI.
  9. Silabus Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP. UNDUH DISINI.
  10. Silabus Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP. UNDUH DISINI.
  11. Silabus Penjasorkes (Olah Raga) SMP. UNDUH DISINI.

BUKU PEGANGAN UNTUK GURU KURIKULUM 2013

          Menurut Kepala Unit Implementasi Kurikulum Pusat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud),  untuk pelaksanaan implementasi Kurikulum 2013, Kemdikbud akan mencetak buku dan membagikan secara gratis, sebanyak jumlah peserta didik sasaran implementasi. Buku pegangan terdiri dari buku pegangan untuk siswa dan buku pegangan guru.
Untuk jenjang SD kelas 1 disiapkan sebanyak 10 buku untuk dua semester yang terdiri dari 6 buku pegangan agama (1 untuk tiap agama) dan 4 buku pegangan Tematik. Demikian pula halnya untuk jenjang SD kelas 4 disiapkan sebanyak 10 buku yang terdiri dari 6 buku pegangan agama (1 untuk tiap agama) dan 4 buku pegangan Tematik. Buku pegangan guru SD tersebut dapat dilihat dan diunduh DISINI.
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa implementasi kurikulum untuk jenjang SMP akan dilaksanakan pada kelas 7. Adapun buku pegangan guru dan siswa untuk jenjang SMP meliputi agama, PKN, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya, prakarya, bahasa Inggris, serta pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan.
Untuk mengunduh buku pegangan guru SMP kelas 7, silahkan klik tautan dibawah ini :
  1. Bahasa Indonesia, UNDUH DISINI.
  2. Bahasa Inggris, UNDUH DISINI.
  3. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), UNDUH DISINI.
  4. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), UNDUH DISINI.
  5. PPKN, UNDUH DISINI.
  6. Prakarya, UNDUH DISINI.
  7. Seni Budaya, UNDUH DISINI.
  8. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, UNDUH DISINI.

---FieZtA music---

PERMENDIKBUD TENTANG KURIKULUM 2013

Dalam rangka menindaklanjuti dan menjabarkan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pemerintah melalui Kemendikbud telah menerbitkan sejumlah peraturan baru yang berkaitan dengan kebijakan Kurikulum 2013, diantaranya tentang:
(1) Standar Kompetensi Lulusan (SKL);
(2) Standar Proses;
(3) Standar Penilaian;
(4) Struktur Kurikulum SD-MI, SMP-MTs, SMA-MA, dan SMK-MAK
(5) Buku Teks Pelajaran.
Peraturan-peraturan tersebut selengkapnya dapat diunduh melalui tautan berikut ini:
Standar Kompetensi Lulusan
Standar Proses
Standar Penilaian
Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SD-MI
Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SMP-MTs
Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMA-MA
Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMK-MAK
Buku Teks Pelajaran
Sumber: Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
 
---FieZtA music----

DARI MODEL PAKAIAN DALAM SEKARANG SUDAH BERJILBAB

Roda kehidupan akan terus berputar tanpa henti, banyak orang yang semakin buruk dan tak sedikit pula orang yang semakin baik. Terkadang kita tidak pernah sedar kesalahan - kesalahan yang kita lakukan saat ini, banyak sekali jalan yang baik dan benar untuk kita jalani namun justru kita sering memilih jalan yang salah untuk mendapatkan yang kita inginkan. Seperti yang di lapor Carley Watts (24), model glamor yang biasa menjadi model pakaian dalam, merubah penampilannya dengan menutupi tubuhnya dengan tudung. Langkah itu ia lakukan setelah dirinya memutuskan menjadi mualaf dan hendak berkahwin dengan seorang pegawai penjaga pantai asal Tunisia, Mohammed Salah (25).

 

Model asal Dearham, Norfolk ini bertemu dengan Salah sekitar bulan April lalu. Keduanya jatuh cinta hingga akhirnya memutuskan untuk segera menikah. Keputusan itu pun mengejutkan rakan-rakannya. Kepada The Sun, Minggu (18/8/2013), ia mengatakan bahawa rakan-rakannya memang tak percaya atas keputusannya tersebut







 
 Ia mengatakan bahawa dirinya tak ingin lagi menjadi model glamor yang lekat dengan kehidupan malam. Dimana dirinya kerap kali mendatangi satu kelab malam ke kelab malam lainya dengan mengenakan pakaian seksi yang mengumbar kemolekan tubuhnya. "Saya tidak ingin seperti dulu lagi," katanya. Sebagai model glamor, tambahnya, ia selalu mempamerkan belahan payudaranya, berpakaian dengan pakaian mini dan kerap kali bertindak keterlaluan. Tak jarang ia juga mabuk minuman keras dan menari sepanjang malam dengan hanya mengenakan pakaian dalam saja. "Sekarang kehidupan saya berubah atas dasar keyakinan, saya tak bimbang," tambah janda satu anak ini. Ia menambah bahawa kehidupannya kini sangat membahagiakan baginya. Ia baru merasakan dimana perempuan diperlakukan secara terhormat.

---FieZtA music----


Sabtu, 27 Juli 2013

FUNGSI SERTIFIKASI BAGI GURU


      Sertifikasi guru adalah salah satu program yang konon diberikan kepada para guru di Indonesia untuk mensejahterakan taraf hidup bagi guru. Mendapat Sertifikat Pendidik menjadi salah satu hal yang diidam-idamkan oleh guru untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi. Semua guru pasti menginginkan yang namanya sertifikasi. Termasuk juga saya pribadi.
       Besarnya tunjangan sertifikasi sama dengan gaji pokok. Hal itulah yang menjadikan sertifikasi begitu diidam-idamkan oleh para guru.
Tapi sebenarnya apa sih tujuan dari program sertifikasi yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah? Apa benar tujuan dari program sertifikasi adalah untuk meningkatkan KUALITAS dan KOMPETENSI GURU?
Jawabanya adalah BUKAN !!!
      Kalau kita mau jujur, sebenarnya pemerintah mengadakan program sertifikasi guru tujuanya untuk mensejahterakan guru. Meningkatkan kualitas dan kompetensi guru adalah tujuan akhir dari program sertifikasi jika guru sudah sejahtera hidupnya.
Mau bukti?
      Sampai saat ini yang namanya sertifikasi guru memang belum terbukti ampuh dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Sertifikasi sebenarnya ditujukan untuk membuat guru sejahtera dan lebih semangat lagi dalam menjalankan tugasnya. Kalau guru sudah sejahtera otomatis akan semangat dalam menjalankan tugasnya, Insya Allah nanti hasil kerjanya juga baik.
Guru juga manusia, butuh makan serta butuh fasilitas lainnya.
Yang guru harapkan dari program sertifikasi guru hanya satu,yaitu mereka ingin hidup lebih sejahtera. Tidak munafik tapi ini kentataan tapi juga harus diimbangi dengan kerja yang bener. Dan pemerintah juga pasti bayar meskipun di daerah bayarnya tersendat-sendat kaya bayar kreditan....hehehe....#maaf mas brow....
       Konon kabarnya, sampai Januari 2013 diperkirakan sebanyak 10 triliun rupiah dana transfer daerah yang diperuntukkan bagi tunjangan profesi guru mengendap di rekening daerah. Pengendapan ini menarik perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebab berpotensi menyebabkan kerugian negara dalam jumlah yang besar. Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Haryono Umar, mengungkapkan dana transfer daerah untuk tunjangan profesi guru periode 2011-2012 jumlahnya mencapai 40 triliun rupiah. Namun setelah ditelusuri per Juli 2012, hanya 30 triliun rupiah yang sudah ditransfer ke rekening guru. "Sisanya yang 10 triliun rupiah masih mengendap di rekening pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah kota (pemkot)," ungkap Haryono, di Jakarta, Jumat (4/1) - Koran Jakarta.
      Pengendapan anggaran tunjangan profesi guru di rekening pemkab dan pemkot tersebut terjadi hampir merata di seluruh provinsi di Indonesia. "Tapi jumlah pengendapan terbesar justru terjadi di daerah-daerah di Pulau Jawa," kata Haryono.
      Fantastis sekali....Sabar-sabar mas brow guru, jatahku juga tersendat koq, hiks...hiks...hiks...!!!
       Jadi sertifikasi itu belum tentu akan meningkatkan kualitas dan kompetensi guru, tapi sudah pasti ia akan meningkatkan semangat kerja guru. Dan harapan kita semua, jika guru semangat dalam menjalankan tugasnya maka hasil kerjanya juga baik.Jika hasilnya baik otomatis kualitas dan kompetensi guru akan meningkat dengan sendirinya.
      HIDUP GURU....!!!

#FieZtA music

Senin, 03 Juni 2013

GURU UJUNG TOMBAK BERHASILNYA KURIKUKUM 2013

Sedikitnya ada dua faktor besar dalam ke­berhasilan kurikulum 2013.
Pertama, penen­tu, yaitu kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependi­dik­an (PTK) dengan kurikulum dan buku teks.
Kedua, faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur;
(i) ketersediaan buku sebagai ba­han ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pem­bentuk kurikulum;
(ii) penguatan peran pemerintah da­am pembinaan dan penga­wasan; dan
(iii) penguatan ma­naj­emen dan budaya sekolah.
Berkait dengan faktor perta­ma, Kemdikbud sudah mende­sain­­ strategi penyiapan guru se­­bagaimana digambarkan pa­da skema penyiapan guru yang me­ibatkan tim pengembang kurikulum di tingkat pusat; instruktur diklat terdiri atas unsur dinas pendidikan, dosen, widya­swara, guru inti, pengawas, ke­­pala sekolah; guru uta­ma me­iputi guru inti, penga­was, dan kepala sekolah; dan guru mereka terdiri atas guru kelas, guru mata pelajaran SD, SMP, SMA, SMK.
Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus di­beri perhatian khusus dalam rencana implementasi dan ke­terlaksanaan kurikulum 2013, yaitu kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemung­kinan terjadinya perubahan.









Kesiapan guru lebih penting­ daripada pengembangan kuri­kulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar,­ dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah mene­rima materi pembelajaran.















Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Disinilah guru berperan be­sar di dalam mengimplementa­sikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cer­das tapi juga adaptip terhadap perubahan.